|
NO
|
Sikap Positif
terhadap Pancasila sebagai Ideologi Terbuka
|
Sikap Negatif
terhadap Pancasila sebagai Ideologi Terbuka
|
|
1.
|
Menjadikan
Pancasila sebagai kepribadian Bangsa Indonesia
|
Menjunjung
tinggi ideologi Komunis, liberal sebagai pola perilaku keseharian
|
|
2.
|
Memperdalam ajaran agama
melalui ceramah keagamaan, pendidikan agama
|
Tidak
Percaya kepada Tuhan yang Maha Esa.
|
|
3.
|
Sebagai
bangsa Indonesia taat menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan
masing-masing
|
Sebagai
bangsa Indonesia yang beragamatidak menjalankan syariat agamanya dengan
tertib dan baik
|
|
4.
|
Mengembangkan
toleransi antar umat beragama
|
Memaksakan
suatu agama dan kepercaaan kepada orang lain
|
|
5.
|
Membina
kerjasama dan tolong menolong dengan pemeluk agama lain
|
Bersikap
acuh jika ada pemeluk agama lain yang membutuhkan bantuan
|
|
6.
|
Mengembangkan sikap saling
mencintai sesama manusia, tenggang rasa dan tidak semena-mena terhadap orang lain.
|
Tidak mengembangkan sikap
saling mencintai sesama manusia.
|
|
7.
|
Memperlakukan
orang lain sesuai dengan harkat dan martabatnya
|
Bersikap
semena-mena terhadap orang lain
|
|
8.
|
Mengakui
persamaan derajat, hak, dan kewajiban asasi
|
Merendahkan
martabat orang yang derajatnya lebih rendah
|
|
9.
|
Tidak
saling membedakan warna kulit
|
Berpikir
bahwa ras warna kulit putih lebih berkuasa daripada ras warna kulit gelap
|
|
10.
|
Memberi
bantuan kepada orang yang membutuhkan
|
Tidak
peduli dengan hidup dan keadaan orang lain
|
|
11.
|
Menjaga
rasa kekeluargaan dan keharmonisan
|
Membuat
onar
|
|
12.
|
Tidak
melakukan perbuatan yang dapat merugikan kepentingan umum
|
Mencorat-coret
tembok dan merusak sarana prasarana umum
|
|
13.
|
Bangga
dan cinta tanah air terhadap bangsa dan Negara Indonesia
|
Bersikap
tidak peduli terhadap bangsa dan Negara Indonesia
|
|
14.
|
Mementingkan
kepentingan golongan
|
Bersikap
egois
|
|
15.
|
Menjaga
ketertiban umum
|
Melakukan
demo tanpa izin
|
|
16.
|
Menunjukan kehidupan kebangsaan
yang bebas,tidak memaksakan kehendak
|
Memaksakan
kehendak orang lain
|
|
17.
|
Pengakuan dan kebersamaan dalam
keberagaman,tidak memaksakan agama lain,merasa senasib sepenanggungan.
|
Tidak melakukan pengakuan dan kebersamaan dalam
keberagaman, memaksakan agama lain.
|
|
18.
|
Keseimbangan antara kepentingan
pribadi dan golongan,kerjakeras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,tidak hanya
memikirkan diri sendiri tetapi juga orang lain
|
Tidak memenuhi kebutuhan hidupnya.
|
|
19.
|
Mengutamakan
musyawarah mufakat dalam pengambilan keputusan untuk kepentingan bersama
|
Pengambilan
keputusan berdasarkan kepentingan pribadi
|
|
20.
|
Menghormati
pendapat orang lain
|
Mengintimidasi
dan berbuat anarkis kepada orang / barang milik orang lain
|
|
21.
|
Melaksanakan
keputusan bersama dengan penuh tanggung jawab
|
Mengacuhkan
keputusan bersama dan tidak melaksanakannya
|
|
22.
|
Pemerintah
yang demokratis
|
Pemerintahan
yang diktator
|
|
23.
|
Berorientasi
bahwa pemimpin rakyat harus penuuh dengan kebijaksanaan
|
Menjadi
pemimpin dengan cara menyogok
|
|
24.
|
Menjadi
pemimpin yang adil dan bijaksana
|
Menjadi
pemimpin yang otoriter
|
|
25.
|
Mengembangkan
sikap gotong royong dan kekeluargaan dengan lingkungan sekitar
|
Melakukan
perbuatan yang dapat merugikam kepentingan umum
|
|
26.
|
Memberikan kepercayaan kepada
wakil-wakil rakyat yang telah terpilih untuk melaksanakan musyawarah dan
menjalakan tugasnya dengan sebaik-baiknya, dan lain sebagainya
|
Tidak
percaya pada wakil rakyat
|
|
27.
|
Suka bekerja keras dalam
memecahkan atau mencari jalan keluar (solusi) masalah-masalah pribadi,
masyarakat, bangsa dan negara.
|
Bergantung
pada orang lain
|
|
28.
|
Menjunjung tinggi
nilai kekeluargaan.
|
Tidak menjunjung tinggi nilai kekeluargaan
|
|
29.
|
Menghargai hasil
karya orang lain.
|
Mengejek pekerjaan orang lain
|
|
30.
|
Menjunjung tinggi
nilai kekeluargaan.
|
Tidak menjunjung
tinggi nilai kekeluargaan.
|
|
31.
|
Suka melakukan kegiatan dalam
rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial melalui karya
nyata.
|
Tidak melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan
kemajuan yang merata.
|
|
32.
|
Berusaha menolong
orang lain sesuai kemampuan.
|
Tidak
peduli terhadap kesusahan orang lain
|
|
33.
|
Menolong
tanpa pamrih
|
Meminta
imbalan setelah menolong orang
|
Jumat, 26 September 2014
TUGAS 3: Sikap Positif dan Negatif terhadap Pancasila sebagai Ideologi Terbuka
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar