Br
A.
Pengertian:
Br
atau singkatan dari Brom/Bromin adalah unsur
kimia pada tabel
periodik dalam kelompok halogen yang memiliki nomor
atom 35 dan nomor massa 79,90.
Unsur ini ditemukan oleh Balard pada tahun 1826
Unsur ini
berbentuk cairan berwarna merah pada suhu
kamar. Dalam bentuk
cairan, zat ini bersifat korosif terhadap jaringan sel manusia dan uapnya menyebabkan iritasi pada mata dan
tenggorokan. Dalam bentuk gas, bromin bersifat toksik.
B.
Sifat- sifat:
·
Satu-satunya
unsur non-logam yang berbentuk cair
·
Afinitas
terhadap O2 : besar
·
Afinitas
terhadap H2 : agak kurang
·
Cairan berwarna coklat
kemerahan
·
Mudah menguap pada suhu
kamar menjadi uap merah dengan bau yang sangat tajam
·
Menyerupai klor
·
Memiliki efek iritasi
pada mata dan tenggorokan
·
Mudah larut dalam air
atau karbon disulfida
·
Memiliki efek pemutih
C.
Konfigurasi:
35Br = 1s2 2s2 2p6 3s2
3p6 4s2 3d10 4p5
Karena
gas mulia 18Ar memiliki konfigurasi 1s2 2s2 2p6
3s2 3p6
Maka
konfigurasi 35Br juga bisa ditulis:
35Br = [Ar] 4s2 3d10 4p5
D.
Kegunaan:
1. Sebagai unsur anti
api
Brom digunakan pada industri
plastik dan pada berbagai produk seperti kabel, konektor, karpet, cat pelapis,
dan peralatan dapur. Brom juga digunakan dalam industri pakaian dan furnitur
untuk mencegah berbagai produk agar tidak mudah terbakar.
Beberapa contoh bahan kimia
anti api yang dibuat menggunakan brom: Polybrominated diphenyl ether,
polybrominated biphenyl, decabromodiphenyl ether, hexabromocyclododecane,
tetrabromobisphenol
2. Sebagai
disinfektan
Brom adalah agen pemutih dan
umum digunakan untuk mensterilkan air misalnya pada kolam renang.
Strip tes bromin juga
digunakan untuk mendeteksi fenol, alkalinitas, pH, dan kesadahan air.
3. Sebagai Obat
Brom juga bisa
digunakan sebagai obat, yaitu: Natrium bromida (NaBr) sebagai obat penenang
saraf.
4.
Metil bromida (CH3Br) sebagai zat pemadam
kebakaran
5.
Etilen dibromida (C2H4Br2)
yang ditambahkan pada bensin untuk mengubah Pb menjadi PbBr2
6.
AgBr merupakan bahan yang sensitif terhadap cahaya
yang dapat digunakan dalam film fotografi
E.
Pembuatan /
Cara memperoleh:
1.
Secara Teknik:
Mengalirkan gas klor ke dalam Mutterlauge dari
pemasakan garam dapur.
Secara teknis brom dihasilkan terutama
dari garam dapur. Garam-garam ini dilarutkan dalam air dan kemudian diuapkan.
Sebagian besar dari garam-garamnya
menghablur, Sedangkan MgBr2 masih tertinggal dalam larutan.
Selanjutnya gas klorin dialirkan ke dalam larutan itu, dengan reaksi seperti
berikut:
MgBr2(s)
+ Cl2(g) → MgCl2(aq) + Br2(g)
Bromine
yang terbentuk dimurnikan dengan penyulingan. Bromine berupa zat cair berwarna
coklat tua, memberikan uap merah coklat yang berbau tajam.
2.
Skala Laboratorium
Mencampurkan
Bromida sengan H2SO4 pekat dan MnO2 kemudian
dipanaskan.
Reaksi: 2NaBr + H2SO4
→ Na2SO4 + 2HBr
MnO2 + H2SO4
→ MnSO4 + H2O + On
2NaBr + 2H2SO4 + MnO2
→ Na2SO4 + MnSO4 + H2O + Br2
3.
Dalam Industri
Dalam
1 liter air laut dapat diperoleh 3 kilgram bromin. Campuran udara dan gas Cl2 dialirkan melalui air
laut. Cl2 akan mengoksidasi Br- menjadi Br. Udara
mendesak Br2 untuk keluar dari larutan. Reaksi:
Cl2 +
2Br-→2Cl-
+ Br2
