Minggu, 26 Oktober 2014

Unsur Br

Br

A.   Pengertian:
Br atau singkatan dari Brom/Bromin adalah unsur kimia pada tabel periodik dalam kelompok halogen yang memiliki nomor atom 35 dan nomor massa 79,90.
Unsur ini ditemukan oleh Balard pada tahun 1826
Unsur ini berbentuk cairan berwarna merah pada suhu kamar. Dalam bentuk cairan, zat ini bersifat korosif terhadap jaringan sel manusia dan uapnya menyebabkan iritasi pada mata dan tenggorokan. Dalam bentuk gas, bromin bersifat toksik.
B.   Sifat- sifat:
·         Satu-satunya unsur non-logam yang berbentuk cair
·         Afinitas terhadap O2 : besar
·         Afinitas terhadap H2 : agak kurang
·         Cairan berwarna coklat kemerahan
·         Mudah menguap pada suhu kamar menjadi uap merah dengan bau yang sangat tajam
·         Menyerupai klor
·         Memiliki efek iritasi pada mata dan tenggorokan
·         Mudah larut dalam air atau karbon disulfida
·         Memiliki efek pemutih

C.   Konfigurasi:
35Br = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p5
Karena gas mulia 18Ar memiliki konfigurasi 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6
Maka konfigurasi 35Br juga bisa ditulis:
35Br = [Ar] 4s2 3d10 4p5

D.   Kegunaan:
1.      Sebagai unsur anti api
Brom digunakan pada industri plastik dan pada berbagai produk seperti kabel, konektor, karpet, cat pelapis, dan peralatan dapur. Brom juga digunakan dalam industri pakaian dan furnitur untuk mencegah berbagai produk agar tidak mudah terbakar.
Beberapa contoh bahan kimia anti api yang dibuat menggunakan brom: Polybrominated diphenyl ether, polybrominated biphenyl, decabromodiphenyl ether, hexabromocyclododecane, tetrabromobisphenol
2.      Sebagai disinfektan
Brom adalah agen pemutih dan umum digunakan untuk mensterilkan air misalnya pada kolam renang.
Strip tes bromin juga digunakan untuk mendeteksi fenol, alkalinitas, pH, dan kesadahan air.
3.      Sebagai  Obat
Brom juga bisa digunakan sebagai obat, yaitu: Natrium bromida (NaBr) sebagai obat penenang saraf.
4.      Metil bromida (CH3Br) sebagai zat pemadam kebakaran
5.      Etilen dibromida (C2H4Br2) yang ditambahkan pada bensin untuk mengubah Pb menjadi PbBr2 
6.      AgBr merupakan bahan yang sensitif terhadap cahaya yang dapat digunakan dalam film fotografi

E.   Pembuatan / Cara memperoleh:
1.      Secara Teknik:
Mengalirkan gas klor ke dalam Mutterlauge dari pemasakan garam dapur.
Secara teknis brom dihasilkan terutama dari garam dapur. Garam-garam ini dilarutkan dalam air dan kemudian diuapkan.
Sebagian besar dari garam-garamnya menghablur, Sedangkan MgBr2 masih tertinggal dalam larutan. Selanjutnya gas klorin dialirkan ke dalam larutan itu, dengan reaksi seperti berikut:
MgBr2(s) + Cl2(g) → MgCl2(aq) + Br2(g)
Bromine yang terbentuk dimurnikan dengan penyulingan. Bromine berupa zat cair berwarna coklat tua, memberikan uap merah coklat yang berbau tajam.




2.      Skala Laboratorium
Mencampurkan Bromida sengan H2SO4 pekat dan MnO2 kemudian dipanaskan.
Reaksi: 2NaBr + H2SO4 → Na2SO4 + 2HBr
MnO2 + H2SO4 → MnSO4 + H2O + On
2HBr + On → H2O + Br2
2NaBr + 2H2SO4 + MnO2 → Na2SO4 + MnSO4 + H2O + Br2

3.      Dalam Industri
Dalam 1 liter air laut dapat diperoleh 3 kilgram bromin. Campuran udara dan gas Cl2 dialirkan melalui air laut. Cl2 akan mengoksidasi Br- menjadi Br. Udara mendesak Br2 untuk keluar dari larutan. Reaksi:
Cl2 + 2Br-2Cl- + Br2